Upaya Kominfo Untuk Mengatasi 1 Juta Data Pengguna Facebook Bocor

By On Saturday, April 28th, 2018 Categories : Aplikasi, News

Belum lama ini publik sempat digemparkan oleh kabar bahwa ada data yang bocor dari pengguna Facebook ke Cambridge Analytica. Berbicara mengenai jumlah data yang bocor, bisa dikatakan jumlahnya sangat besar, yakni mencapai 87 juta data pengguna Facebook bocor atau hilang. Dari jumlah yang cukup besar ini, ternyatanya Indonesia masuk kedalam 3 besar negara yang jumlah data penggunanya bocor.

Karena jumlah data yang bocor mencapai 1,096 juta atau kira-kira sekitar 1,2 % dari korban secara keseluruhan.Untuk posisi pertama jumlah data pengguna Facebook yang bocor adalah Amerika Serikat dengan jumlah korban hingga 70.632.360 juta. Selanjutnya disusul oleh Filipina dengan jumlah data bocor sekitar 1.175 juta.

Tanggapan Dan Upaya Kominfo Soal Data Pengguna Facebook Bocor di Indonesia

Berbicara soal data pengguna facebook yang bocor, nyatanya Rudiantara selaku Menteri Komunikasi dan Informasi menyebutkan bahwa awal mula kebocoran data pengguna ini disebabkan karena Facebook berkerjasama dengan Cambridge Analyctica yang selanjutnya membuat kuis yang berisikan soal-soal untuk mengetes kepribadian seseorang. Dan dari kerja sama ini, akhirnya Cambridge Analyctica mendapat informasi yang mereka tengah butuhkan.

Setelah pengisian kuis ini, seharusnya pihak Cambridge Analytica langsung menghapusnya. Namun, Cambrigde tidak langsung menghapusnya dan akhirnya disalahgunakan. Menindaklanjuti hal yang cukup rumit ini, akhirnya Pemerintah juga tidak bisa tinggal diam. Dimana, Menkominfo selanjutnya langsung memanggil perwakilan dari Facebook Indonesia untuk membahas permasalahan mengenai data pengguna Facebook bocor ini.

Dari hasil pertemuan ini, setidaknya ada beberapa point yang dihasilkan. Pertama, Menteri Komunikasi Dan Informasi menekankan bahwa setiap perusahaan, termasuk media sosial yang berada di Indonesia harus selalu mengikuti peraturan dari Pemerintah Indonesia. Salah satu aturan yang harus dan wajib diikuti adalah Permen Kominfo Nomor 20 Tahun 2016 yang membahas mengenai Perlindungan Data Pribadi. Ini disebabkan karena kasus ini memang terkait penyalahgunaan data pribadi dari masyarakat Indonesia.

Pemerintah juga meminta agar Facebook menghilangkan aplikasi untuk pihak ketiga, khususnya kuis yang berkaitan dengan kepribadian. Karena memang pihak Cambrigde Analycytica menggunakan kuis kepribadian ini untuk membobol data pengguna Facebook. Ditambah lagi, Rudiantara juga menginginkan ada audit secara pasti berapa jumlah pengguna Facebook yang ada di Indonesia yang terkena masalah data pengguna yang bocor ini.

Sementara itu, Ruben Hattari yang berlaku sebagai Perwakilan Facebook Indonesia RubePublic Policy Lead Facebok Indonesia menanggapi keputusan dari hasil pertemuannya dengan Kominfo tersebut. Dimana, Ruben siap sedia mengatasi persoalan ini dengan bekerja sama bersama Facebook Pusat. Ruben menjelaskan bahwa pihaknya siap melakukan penonaktifan aplikasi dari pihak ketiga. Ia juga siap untuk melakukan audit berapa data pengguna yang bocor di Indonesia. Selain itu, pihaknya juga akan terus terbuka untuk komunikasi bersama dengan Kominfo soal data pengguna Facebook bocor.

Walaupun begitu, untuk tangga pasti poin tersebut akan selesai belum bisa dipastikan. Namun, pihaknya juga ingin bekerja keras untuk segera mengatasi hal ini. Lewat pemanggilan inji, Kominfo juga memberi sanksi kepada Facebook. Yakni sanks berupa lisan dan juga teguran.Semoga dengan adanya pihak Kominfo ini, masalah seputar data pengguna facebook yang bocor ini tidak merugikan pengguna Facebook yang ada di Indonesia. Dan selanjutnya, kita hanya perlu menunggu bagaimana kira-kira Pemerintah menyelesaikan masalah mengenai data pengguna Facebook bocor ini bersama dengan pihak Facebook.

 

Upaya Kominfo Untuk Mengatasi 1 Juta Data Pengguna Facebook Bocor | admin | 4.5