Sejumlah Dampak Ketika Bermain Game MOBA

Saat ini game yang sedang popular pada kalangan remaja maupun anak-anak pengguna smartphone dan tablet yakni game MOBA. Game MOBA atau Multiplayer Online Battle Arena dimainkan oleh 5 sampai 10 pemain dalam satu game.

Sebetunya game genre MOBA ini telah ada sejak dulu, contohnya DotA 1, DotA 2, Heroes of Newerth, Chaos Online, League of Legends dan yang terbaru Mobile Legend. Dahulu game seperti ini hanya bisa dimainkan di PC/komputer dan laptop saja.  Akan tetapi semakin berkembangnya jaman, game genre MOBA, sudah dipat digunakan di smartphone.

Kemudian sama dengan game pada umumnya, game MOBA tersebut ternyata bisa mempunyai dan dapat menimbulkan beberapa dampak terhadap para penggunannya.

Berikut sejumlah dampak dari game MOBA tersebut:

  1. Lupa waktu

Permainan pada game MOBA ini akan mempertemukan antara dua tim, yang mana pada masing-masing team ada lima player. Kemudian durasi dalam permainan tersebut juga terbilang lama. Bahkan apabila pertandingan tersebut semakin sengit,  sudah pasti durasinya bisa sampai satu jam.

Meskipun waktu pemian tersita, mulai dari waktu belajar, bermain dengan teman, berkumpul keluarga, sekolah, dan kerja akan tersita. Bahkan untuk para gamer yang mempunyai keluarga, dirinya mungkin akan meluangkan waktu secukupnya agar bisa bermain game, meskipun waktu tersebut sebenarnya sangat berguna.

  1. Kurang tidur

Sudah pasti, jika pemain game MOBA lupa waktu, maka pada malam hari mereka lebih mementingkan game daripada waktu tidurnya. Bahkan terkhusus untuk mereka yang memiliki segundang aktivitas yang padat, bahwa waktu pada malam hari ini yang dirasa paling ideal dalam bermain game. Namun saking seru dan asyiknya bermain game, kita kadang juga tidak sadar dengan waktu atau lupa dengan waktu yang terus berjalan sampai pagi hari. Hal ini membuat waktu kita kurang untuk tidur.

  1. Boros baterai

Pada dasarnya semua game apapun juga bisa membuat baterai boros. Lain halnya dengan game MOBA ini, yang semakin lama pemain akan semakin kecanduan untuk bermain lagi. Maka dengan memainkan satu atau dua pertandigan mungkin mereka merasa tidak cukup.

Bahkan pada smartphone yang bukan bertipe game, sudah pasti smartphone tersebut akan semakin boros pada saat dipakai bermain game, apapun itu.

  1. Menyendiri dan bersama

Sebenarnya bermain game juga bisa menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Hal ini dikarenakan tengah asik bermain bersama teman dalam game, kemudian teman yang ada pada saat itu tengah berkumpul bersama, maka teman tersebut bakal merasa diasingkan. Tidak perduli dengan situasi yang sedang ramai, seorang gamer biasanya sudah pasti akan menyempatkan dirinya agar bisa bermain game dengan satu atau dua pertandingan saja.

Namun, tidak hanya menjauhkan teman didekatnya. Game MOBA juga bisa mendekatkan yang jauh. Hal ini bisa dicontohkan ketika teman yang jauh, dan mempunyai game MOBA. Sudah dapat dimungkinkan bahwa mereka akan merelakan jauhnya jarak dengan teman, hanya untuk bermain bersama atau biasa dikatakan Mabar (main bersama).

  1. Mengubah cara kerja otak

Tidak semua game akan merubah cara kerja otak, namun dalam game MOBA bisa dianggap mengubah cara kerja otak. Penelitian di Manchester University dan Central Lanchashire University membuktikan bahwa gamer yang bermain game selama 18 jam per minggu (rata-rata 2.5 jam/hari) akan memiliki koordinasi yang baik antara tangan dengan mata yang juga setara dengan kemampuan atlet.