Bagi Yang Belum atau Lupa, Segera Lakukan Registrasi

Sudah hampir sebulan yang lalu Kemetrian komunikasi dan informatika telah mengharuskan seluruh pengguna kartu SIM prabayar untuk melakukan registrasi kartu dengan menggunakan NIK atau Nomor Induk Kependudukan serta KK atau Nomor Kartu Keluarga yang dianggap sah. Registrasi ini bisa dilakukan sejak lama, yakni 31 Oktober 2017.

Keputusan dari Kominfo ini berdasarkan dari Peraturan Menkominfo No 21 Tahun 2017 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menkominfo No. 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Registrasi tersebut bisa dilakukan dengan cara SMS, online dan juga melalui operator masing-masing kartu. Selanjutnya pada dalam proses registrasi, pelanggan atau calon pelanggan kartu prabayar untuk semua operator hanya perlu mengirimkan SMS ke nomor 4444 dengan menggunakan format yang telah ditetentukan dan berisikan data anda yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).

Kemudian untuk pengguna kartu lama, format sms bagi semua operator yakni dengan cara ketik ULANG (spasi) NIK#Nomor KK# kirim ke 4444.

Sementara untuk para pengguna kartu baru yakni dengan cara di bawah ini :

-XL Axiata (XL dan Axis) ketik Daftar#NIK#Nomor KK# dan kirim ke 4444

-Indosat, Tri dan Smartfren ketik NIK#Nomor KK# kirim ke 4444

-Telkomsel hanya dengan mengetik REG (spasi) NIK#Nomor KK# kirim ke 4444

Sementara itu Kominfo juga memberik peringatan tegas kepada pelaggan jasa telekomunikasi untuk tidak mencantumkan nama ibu kandung, namun cukup dengan menggunakan NIK serta Nomor KK. Registrasi ini juga akan meningkatkan perlindungan data pribadi para pelanggan, sebagaimana yang telah diatur oleh peraturan yang terkait. Pengguna juga dapat memakai jasa telekomunikasi dengan cara menghubungi call center dari masing-masing operator, apabila pengguna membutuhkan informasi lebih lanjut.

Registrasi ini bisa dilakukan sejak tanggal 31 Oktober silam sampai pada tanggal 28 Februari 2018. Selanjutnya apabila sampai pada tanggal terakhir yang telajh ditentukan dan juga belum melakukan registrasi, maka kemudian akan diberi tempo 15 hari lagi. Akan tetapi, apabila juga masih juga belum melakukan, maka kartu anda akan diblokir untuk melakukan panggilan keluar serta juga pengiriman SMS keluar.

Apabila masih juga belum mendaftar, maka 15 hari kemudian anda tidak akan bisa menerima panggilan masuk atau pesan masuk. Selanjutnya yang terakhir, akan diblokir semua layanan, salah satunya dengan akses internet.

Namun, selain mengirimkan pesan ke nomor 4444, ada cara lain yang bisa kamu lakukan registrasi ulang kartu prabayar. Cara tersebut dibilang cukup mudah, yakni hanya mengakses link atau halaman yang telah disediakan oleh operator dari masing- masing selular.

Menyikapi banyaknya pelonjakan pada pelanggan yang melakukan registrasi, maka sejumlah operator telekomunikasi di Indonesia juga ikut menyediakan registrasi ulang dengan melalui internet. Hal ini sebenarnya agar bisa mempermudah seluruh pengguna kartu atau SIM dalam melakukan registrasi ulang SIM card-nya.

 

Ada pun alamat situs untuk registrasi ulang lewat link berikut ini:

Untuk pengguna kartu SIM Telkomsel, Klik disini

Untuk pengguna kartu SIM XL, Klik disini

Untuk pengguna kartu SIM Tri, Klik disini

Untuk pengguna kartu SIM Smartfren, Klik disini

Keberhasilan melakukan registrasi SIM Card ini juga harus sesuai dengan NIK yang telah tertera pada KTP elektronik atau e-KTP serta KK, hal tersebut bertujuan untuk proses validasi ke database Ditjen Dukcapil. Dan yang perlu Anda ingat lagi, dalam melakukan registrasi tidak perlu menyebutkan atauy menyertakan nama ibu kandung kita.